You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembongkaran MCK Menunggu WC Komunal
photo Devi Lusianawati - Beritajakarta.id

Pembongkaran MCK Menunggu WC Komunal

Tempat mandi cuci kakus (MCK) yang berada di bantaran Kali Ciliwung, Kelurahan Kenari, Senen, Jakarta Pusat masih belum dibongkar. Ini karena belum didirikannya wc komunal bagi warga sekitar.

Iya, kemarin sudah saya laporkan. Kita juga masih menunggu WC Komunal, yang sekarang baru ada kan yang di Menteng

Camat Senen, Masroni mengatakan, sebagian warga di sekitar bantaran kali tersebut ada yang belum memiliki wc. Sehingga mereka memanfaatkan MCK di bantaran untuk kebutuhan sehari-hari.

"Iya, kemarin sudah saya laporkan. Kita juga masih menunggu wc komunal, yang sekarang baru ada kan yang di Menteng," ujarnya, Kamis (19/11).

Warga Minta MCK di Bantaran Kali Ciliwung Dibongkar

Sementara itu, Gadis (23) warga Rt 15/03 mengatakan, bangunan MCK tersebut masih sangat dibutuhkan warga, khususnya bagi warga yang tidak memiliki fasilitas MCK di rumahnya. Selain itu, warga sekitar juga ada yang kesulitan air dan terpaksa memanfaatkan air yang ada di MCK.

"Kalau sekarang sudah dipasang mesin pompa. Jadi airnya mudah dan bersih. Warga yang kesulitan air biasanya ngambil airnya di sana," tandas Gadis.

Pantauan Beritajakarta.com, terlihat dua warga yang sedang memanfaatkan air di bangunan MCK untuk keperluan mencuci pakaian.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

    access_time19-04-2026 remove_red_eye4604 personNurito
  2. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1411 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1078 personFolmer
  4. Transjakarta Raih Penghargaan WOW Brand 2026

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1039 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pansus Perparkiran Bahas Optimalisasi Pendapatan Sektor Parkir

    access_time21-04-2026 remove_red_eye987 personFakhrizal Fakhri